“KIAT-KIAT UNTUK MEMBENTENGI DIRI DARI GODAAN SYETAN” DAN “MENGALAHKAN HAWA NAFSU”
o Tonggak-tonggak awal dari kemenangan dalam melawan hawa napsu.
1. HATI. Selama ia hidup, sadar, bersih, tegar, dan paling bersinar.
“Paling tegar dalam Din, paling bersih dalam kenyakinan dan paling lembut terhadap saudara-saudaranya. Bergetar hatinya saat mendengar (nama) Allah dan bertambah imannya saat dibacakan ayat-ayatNya.”
2. AKAL. Selama ia dapat memandang, dapat memahami, dapat membedakan, dan dapat menyerap ilmu-ilmu, dan dapat mengetahui keagunganNya serta kekuasaanNya.
“Akal yang memberi petunjuk kepada pemiliknya dan melarangnya dari perbuatan nista”.
o Fenomena-fenomena hasil dari kekalahan psikologis dan napsu.
1. Lupa mengingat Allah.
2. Penyakit was-was. Syetan membuat was-was (ragu) dalam segala urusan kehidupan, dan untuk menghalangi mereka (yang kalah) dari jalan Allah.
3. Kemaksiatan berlarut-larut dan tidak bertaubat (berjanji & mengakui kesalahan dan tidak akan melakukannya lagi).
o “Aku memperhatikan dan memikirkan dari pintu mana syetan masuk ke dalam diri manusia. Ternyata ia masuk melalui 10 pintu”, yaitu:
- Serakah dan buruk sangka. Maka aku melawannya dengan sifat qona’ah (merasa cukup dengan yang ada) dan sikap percaya (yakin).
- Cinta kehidupan dan panjang cita-cita. Maka aku melawannya dengan dengan rasa takut maut menjemput secara tiba-tiba.
- Ingin hidup santai dan serba nikmat. Maka aku melawannya dengan perhitungan yang pahit atau hilangnya kenikmatan atau bekerja keras.
- Ujub (bangga diri). Maka aku melawannya dengan kesadaran bahwa semua yang ada adalah anugerah dari Allah dan dengan rasa takut akan akibat yang akan terjadi (dari sifat ini / ujub).
- Meremehkan dan kurang menghormati orang lain. Maka aku melawannya dengan dengan mengetahui hak dan kehormatan mereka.
- Dengki. Maka aku melawannya dengan qona’ah dan puas dengan apa yang Allah berikan kepada makhlukNya.
- Riya dan senang dipuji orang. Maka aku melawannya dengan dengan ikhlas.
- Kikir. Maka aku melawannya dengan dengan kesadaran akan binasanya apa-apa yang ada di tangan makhluk dan kekalnya apa-apa yang ada di sisi Allah S.W.T.
- Sombong. Maka aku melawannya dengan sifat tawadhu (rendah hati).
- Tamak. Maka aku melawannya dengan tsigoh (yakin) terhadap apa yang ada pada sisi Allah dan zuhud (meninggalkan) apa yang ada pada manusia.
o “Hal-hal lain yang dapat menjadi benteng dari godaan syetan” :
- Menghindari kekenyangan dan makan kelewat batas.
- Puasa.
- Membaca Al-Quran, dzikrullah dan istigfar.
- Membuang jauh sifat terburu / nafsu (datangnya dari syetan) dan harus bersikap tenang (datangnya dari Allah Ta’ala) dalam segala sesuatunya.
- Selalu mengingat kepada Allah (sehingga dapat melihat kesalahan kita).
- Jika berbuat kesalahan segera bertaubat.
N.B:
* Din artinya akhlak yang baik

Leave a Reply